Al Abidin

TKII AL aBIDIN

SDII Al Abidin

SMPI Al Abidin

SMA ABBS Surakarta

S

c

h

o

o

l

s

Contact TKII Al Abidin :+(0271) 735552

Bertukar Kue Lebaran A La TKII Al Abidin

11 Oktober 2011 Written by

Dua minggu sudah anak-anak menghabiskan liburan Hari Raya Idul Fitri di rumah masing-masing. Ada yang kemudian bepergian silaturahim ke tempat saudara, ada pula yang pergi ke tempat wisata. Nah, tentu saja merayakan  Hari Raya Idul Fitri belum  lengkap jika tanpa kue-kue lebaran di atas meja. Banyaknya kue lebaran yang kadang masih tersisa hingga pasca lebaran memberikan ide bagi ibu guru TKII Al Abidin untuk mengadakan acara bertukar kue lebaran di hari pertama masuk sekolah, yaitu pada hari Selasa, 6 September 2011.
Setelah acara bersalam-salaman sebagai ajang melepas rindu dan saling memaafkan antara ibu guru dan sesama teman, anak-anak kemudian mengambil kue lebaran masing-masing yang sudah dibungkus cantik dan diberi kartu ucapan. Acara bertukar kue lebaran disetting untuk “mempersaudarakan” antara anak-anak dalam kelas yang berbeda. Maka, dengan posisi berhadap-hadapan, bertukarlah anak-anak Mango dengan Apple, anak-anak Pineapple dengan Strawberry, dan anak-anak Watermelon dengan Orange.  Wah, semua jadi bisa merasakan enaknya kue lebaran pemberian teman dan manisnya persaudaraan.[dna]

 

Meskipun tanggal  17 Agustus 2011 adalah tanggal merah, namun segenap unit pendidikan di Yayasan Al Abidin diserukan untuk tidak libur guna  memeriahkan momen 17 Agustus sebagai hari jadi kemerdekaan Indonesia ke – 66. Diharapkan  momen tersebut menjadi bukti nasionalisme atau cinta tanah air bagi semua civitas akademika Al Abidin. Di TKII Al Abidin, pagi itu anak-anak berbaris di halaman sekolah, bukan untuk melaksanakan upacara bendera, namun untuk melaksanakan seremonial menyayikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu Hari Merdeka. Setelah semangat nasionalisme terkobarkan, acara dilanjutkan dengan meronce bendera dari kelas PG sampai kelas B. Bendera kemudian disatukan menjadi rantaian panjang yang kemudian dipasang di depan kelas oleh ibu guru.
Dan acara yang dinanti-nantikan pun tiba.  Tiga mata lomba pun  digelar dengan anak-anak sendiri sebagai  pesertanya. Ada lomba mewarnai untuk kelas PG, A, dan B. Khusus untuk kelas B, ada lomba menggiring pensil yang diikat memanjang dengan 5 tali dan harus dipegang oleh 5 anak lalu digiring masuk ke dalam botol. Tidak kalah seru adalah lomba bakiak ukhuwah untuk anak kelas A. Sepasang bakiak panjang tersebut harus dipakai oleh 3 orang anak kemudian mereka harus secara kompak mengayun sandal tersebut sepanjang lintasan. Ada yang jatuh bangun, namun sampai juga ke garis finish... Ada pula yang ambruk sama-sama, berhenti, lalu  menangis karena bakiak susah untuk diayun maju... Namun, semua perjuangan dan kompetisi tersebut berakhir dengan senyum cerah, karena selain mendapat hadiah bagi para pemenang, semua peserta lomba yang belum menang pun mendapat hadiah hiburan dari ibu guru. [dna]

 

Selasa (16/8), TK Islam Internasional (TKII) Al Abidin Banyuanyar mengadakan kegiatan menyambut Hari raya Idul Fitri, yakni dengan mengadakan Simulasi Sholat Ied. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan anak-anak sedari dini tata cara Sholat Ied yang baik dan benar agar pada saat hari raya Idul Fitri mendatang, anak-amak sudah tahu. Tuntunan sholat Ied serta sunnah-sunnahnya padasaat hari Raya Idul Fitri ini pun dikemas dalam bentuk cerita di kelas bersama guru masing-masing. Setelah anak-anak mendengarkan cerita, baru semua murid TKII Al Abidin bersama keluar menuju halaman sekolah untuk praktek sholat bersama. Tentunya dalam bimbingan ibu guru. Setelah simulasi, anak-anak pun dengan seksama mendengarkan Khutbah dan bersalaman dengan teman-teman mereka.

 

Bazzar Ramadhan 1432 H di Halaman TKII

08 Oktober 2011 Written by
Bekerja sama dengan SDII Al Abidin, TKII Al Abidin menyelenggarakan bazzar dan pasar murah Ramadhan pada hari Jum'at (19/8). Bertempat di halaman TKII Al Abidin, sejumlah stand digelar mulai dari sembako murah, mainan anak, baju muslim, aneka makanan dan minuman lebaran, hingga alat peraga edukatif (APE) pun ada.